oleh Ibnuyaacob

Di bawah ini adalah salah satu contoh kritikan dan komen yang dibuat oleh individu yang telah membaca buku Muhammad Isa Dawud. Penulis paparkan sebagai suatu bukti pemikiran umat Islam terhadap artikel penulis sebelum ini yang bertajuk, “Menyelami Gaya Pemikiran Muhammad Isa Dawud Mengenai Dajjal.”
Kritikan
“Iya ini buku termasuk kategori buku yang memalukan dengan mengatasnamakan buku agama. Isinya serta rincian dialognya menyesatkan umat. Tapi emang lris maniss sih kalau diitung2 dari ukuran popularitas. Tapi hati-hati yang laris itu bukan berarti benar….”
Sebenarnya banyak hal yang bisa menyesatkan kalau tidak diverifikasikan karena sumber rujukan buku tersebut sebagai buku ilmiah susah ditelusuri . Sehingga jalinan pengungkapannya membuat rancu , ini kisah fiksi atau penelusuran dengan bukti ilmiah.
Lantas, darimana perincian2 percakapan atau ulasan yang diperoleh buku tersebut. Saya membaca buku M Isa Dawud sejak buku pertamanya yang menghebohkan yaitu Dialog Dengan Jin (kalo nggak salah), setelah sukses buku ini, buku2 sejenis pun bermunculan.
Lantas buku MID tentang segi tiga bermuda, penghuni dunia sebelum manusia (kalo nggak salah), dan buku tentang imam mahdi serta dajjal juga sudah saya baca .
Cuma ya itu tadi, makin lama kok bukannya menyajikan fakta yang sahih tapi malah mirip jalinan kisah fiksi yang dibuat-dibuat yang justru pengungkapannya akan menjebak umat islam kepada kecanduan kisah misteri ala israiliyat yang ganjil atau model pengungkapan kisah metafora Benua Atlantis yang membuat penasaran banyak orang, atau kisah Harry Potter, Narnia, Star Wars, piring terbang Erick Von Danniken dll. Saya tiba-tiba tersentak, mau dibawa kemana umat islam dengan buku2 semacam ini?
Jadi menurut saya, sikapi dengan kritis untuk buku-buku semacam itu dan komparasikan jangan main telan melulu. Akal pikiran kita mestilah digunakan untuk hal-hal yang realistis dalam arti sesungguhnya bukan malah terbelenggu kisah-kisah yang sumbernya tidak jelas. Masih mendingan baca buku dongeng atau novel sekalian karena kita tahu bahwa itu sebuah novel, sebuah rekaan. Tapi membaca buku semacam karangan MID saya ragu karena terus terang aja bisa disebut gado2, ini fiksi atau non fiksi? Kalau sudah rancu kan jatuhnya pada kejujuran penulisnya, dus tentu saja akhlaknya lantas tujuan si pembuat buku ini, lalu muncul gugatan dan pertanyaan : APA MAKSUDNYA MEMURUKKAN UMAT ISLAM KE DALAM LUMPUR YAKJUJ DAN MAKJUJ (KHAYAL DAN ANGAN) YANG MENYESATKAN ? Trus dimanakah tanggung jawab editor dan penerbit buku kalau memang misalnya dampaknya sedemikian merugikan? Siapa yang mendanai mereka? Lalu tanya KEN-APA?
http://myquran.org, link forum ialah http://myquran.org/forum/index.php?topic=7787.30
(oleh : Atmonandi, 05 Oktober 2006, 05:35:15 pm, Indonesia)
Bagi pembaca yang bersetuju pula dengan pandangan Muhammad Isa Dawud, dinasihatkan tidak memarahi atau memusuhi orang-orang yang mengkritik seperti ini. Kita semua boleh saja berbeza pendapat kerana pendapat yang dikeluarkan adalah berdasarkan ilmu pengetahuan seseorang.
Jika berhadapan dengan individu seperti ini, sama ada di forum-forum internet atau semasa di luar rumah seharusnya anda hanya perlu menanyakan soalan ini kepadanya.
“Yang benarnya bagaimana pula?” atau
“Kalau itu tidak betul, apakah maklumat yang paling benar?”
Agak-agaknya apa yang akan dijawab oleh orang yang ditanya itu jika anda bertanya seperti soalan di atas?
Saya tidak berminat menghurai dan berhujah tentang kritikan di atas kerana tulisannya jelas menunjukkan individu tersebut tidak habis baca dan kemungkinan melangkau mukasurat ketika membaca.

4 responses so far ↓
1 z.muhammad // Nov 24, 2009 at 3:00 am
adakah tulisan2 MID dipengaruhi unsur2 syiah? dlm 1 drp bukunya, dia dedikasikan nasihat yg berbunyi “kpd org yg hidup, saya ingin memesan bahawa datuk kita hanya satu, hassan ibn ali k.w.j”
2 sinar iman // Mar 3, 2010 at 8:38 am
Buku Karangan Isa dawud juga pernah dikritik Luqman hakim kerana karangan beliau lebih jauh dari konsep keimanan seseorang. isa dawud juga bersahabat dengan Jin Muslim…ini jauh dari akal kita manusia pada zaman sekarang…hanya nabi saja yang diberi kestimewaan begitu…berita yang dibawa oleh isa Dawud kebanyakkannya adalah dari sahabatnya Jin muslim…bacalah semua buku Isa Dawud kaji balik..ingatlah perkara2 perkara ghaib hanyalah urusan Allah…kita hanya berpedomankan Al-Qur’an Dan Hadist..sesuai dengan pandangan2 ulama yang disepakati…
3 lunchbox // May 5, 2010 at 2:46 pm
bro…keistimewaan sesaorang diberikan ALLAH kpd sesape je yg dikehendaki tak kira lah sape orgnya…….hampir kesemua karya MID segala fakta ,keterangan,dalil dan bukti yg diperolehinya adalah dari transkrp-transkrip purba lama dan scroll purba yg di tulis dlm bahasa ibrani,yunani,hebrew dan banyak lagi serta dari kitab-kitab purba lama…..dimana guru-guru nya adalah terdiri dari Prof.bahasa-bahasa purba…..dan tidak mustahillah segala keteranganya yg diberi berdasarkan kajian serta rujukan dari fakta-fakta ini…..saya PUN BUKAN MUDAH UNTUK MEMPERCAYAI….tetapi atas bukti-bukti dgn keterangan dankajian yg diberi tidak mustahil ………bersambung……….
4 abunor // Jun 14, 2010 at 2:55 am
Salam. Setahu saya Isa Dawuud ni banyak dapat ilmu yang kawan jin dia bagi kat dia. Tak tahulah yang sebenarnya sebab kadang-kadang jin ni pun mahu jual temberang juga. Isa adalah orang yang berilmu dan rajin mengkaji. Tidak mustahil ada kebenaran apa yang dia tulis tentang Dajjal tu. Tak perlu kita bangkang sangat pendapat dia. Kita cuma baca 10 ke 20 buah buku sedangkan dia dah baca/jumpa/rujuk/ kaji/ temuramah ribuan buku/ dan sumber hidup kemudian kita kata kita lebih pandai/ berilmu dari dia. Tak logik juga rasanya. Sebenarnya kita hidup kat dunia ni banyak tumpang tuah orang lain. Tuhan kata dalam Al Quraan atau Hadis Nabi kalau saya tak silap maksudnya kira-kira begini, Kalaulah jika tidak kerana tumbuh-tumbuhan/ haiwan/ kanank-kanak/ orang tua yang uzur dah AKU tunggang-langgangkan/telungkupkan dunia ni kerana kezaliman yang dibuat oleh kita umat manusia ni. Terima kasih Allah kerana memberiku ilmu melalui hamba-hambamu yang lain. Tq
Leave a Comment